The Legend of Bayi's Grandpa (Native
Title: 常乐镇诡事) | 2024 | 1h 28m
Genre
: Adventure/Horror/Mystery/Thriller | Negara: Chinese
Director:
Yin Bo |
Writers: Shi Sun,
Xiaosha Zhang
Pemeran: Long Chang, Zhao Jiamin,
Liu Bo
IMDB: 4.8
My
Rate : 6/10
Hu Guohua menceritakan kepada cucunya, Bayi, tentang masa kejayaan yang pernah dimilikinya sekaligus kesalahan yang membawanya pada keterpurukan. Ketamakan dan rasa tidak pernah puas terhadap harta yang dimiliki perlahan menghancurkan kehidupan yang selama ini dibangunnya.
Peringatan:
Adegan
kekerasan, sensual
Sinopsis The Legend of Bayi's Grandpa (2024) :
Hu Guohua mencoba meluruskan
kesalahpahaman yang dimiliki cucunya, Bayi. Meski kehidupan mereka kini jauh
dari kata mewah, keluarga Hu pernah menjadi salah satu keluarga terkaya di
daerahnya.
Guohua mengakui bahwa
ketamakannyalah yang membawa keluarganya menuju kehancuran. Berbekal sebuah
dadu magis yang selalu memberinya kemenangan, ia menghabiskan waktunya di meja
judi. Namun, keberuntungan itu memiliki satu syarat sederhana: permainan harus
berakhir sebelum tengah malam. Ketika aturan tersebut dilanggar, seluruh
kehidupannya berubah dalam sekejap.
Setelah kehilangan segalanya, Guohua
bertemu dengan Xiaohua, seorang penjual bunga buta yang perlahan membantunya
bangkit kembali. Bersama Xiaohua, ia mulai menemukan harapan untuk memperbaiki
hidupnya. Namun, saat kesempatan kedua datang, ketamakan yang sama kembali
menariknya ke jalan yang pernah menghancurkannya.
Akankah Guohua mampu belajar dari
kesalahannya, atau kembali kehilangan segala yang berharga dalam hidupnya?
Ulasan The Legend of Bayi's Grandpa (2024) :
Harta dan kekayaan merupakan godaan
yang sulit untuk dihindari. Hal inilah yang dirasakan Guohua dalam The Legend
of Bayi's Grandpa. Ketidakpuasan terhadap apa yang telah dimilikinya membuat
Guohua terus mencari cara untuk menambah kekayaannya, meski pada akhirnya
justru membawa dirinya menuju kehancuran.
Film ini memiliki cara penyajian
yang cukup menarik dengan menggunakan alur mundur. Guohua yang telah menjadi
kakek menceritakan masa lalunya kepada Bayi. Penonton seakan menempati posisi
Bayi, mendengarkan sekaligus membayangkan perjalanan hidup sang kakek dari
sudut pandangnya.
Penggabungan berbagai tema juga
dilakukan dengan cukup baik. Misteri, drama, romansa, aksi, dan sedikit komedi
berpadu menjadi satu kesatuan yang membuat cerita terasa lebih berwarna.
Pengenalan para tokoh berlangsung secara natural dengan latar belakang yang
dibangun secara rapi.
Musuh terbesar yang dihadapi Guohua
bukanlah orang lain, melainkan ketamakan yang tumbuh dalam dirinya sendiri.
Sifat tersebut menjadi celah yang dimanfaatkan oleh berbagai pihak untuk
memengaruhi dan menjebaknya. Pergulatan batin yang dialaminya pun terasa cukup
nyata sepanjang cerita berlangsung.
Akhir cerita menghadirkan twist yang
benar-benar sulit diprediksi. Namun, kejutan tersebut menjadi pedang bermata
dua. Di satu sisi berhasil mengejutkan penonton, tetapi di sisi lain terasa
kurang memuaskan karena minim petunjuk yang mengarah ke sana. Akibatnya,
pemahaman penonton terhadap berbagai kejadian mistis yang terjadi sebelumnya
berubah secara mendadak.
Perkembangan karakter Guohua menjadi
salah satu bagian yang cukup menarik. Perubahan dari sosok yang sombong dan
tamak menjadi pribadi yang lebih bijaksana terlihat dengan jelas. Hubungannya
dengan Bayi juga memperlihatkan bagaimana pengalaman hidup membentuk dirinya
menjadi seseorang yang berbeda.
Akting para pemain menjadi salah
satu kelebihan yang menonjol. Penampilan mereka terasa natural dengan chemistry
yang terbangun dengan baik. Penggunaan make up juga membantu memperkuat suasana
dalam beberapa adegan tertentu. Adegan aksi yang ditampilkan memang tidak
banyak, tetapi tetap dieksekusi dengan cukup baik.
Pemilihan musik dan efek suara mampu
menambah kedalaman suasana. Pergerakan kamera, pencahayaan, dan penggunaan
animasi sederhana seperti kemunculan tikus juga mampu menyatu dengan baik ke
dalam dunia cerita tanpa terasa mengganggu.
Sayangnya, film ini memiliki
beberapa kekurangan yang membuat arah ceritanya sedikit kehilangan fokus. Bayi
yang namanya digunakan dalam judul justru tidak memiliki peran yang cukup
penting selain menjadi pendengar cerita sang kakek. Bahkan asal-usul dirinya
pun tidak banyak dijelaskan.
Logika cerita juga menjadi sedikit
kabur setelah twist dimunculkan. Berbagai kejadian yang sebelumnya dipercaya
sebagai sesuatu yang nyata akhirnya dijelaskan sebagai ilusi. Namun, penonton
tidak benar-benar diperlihatkan bagaimana ilusi tersebut bekerja ataupun
seperti apa kenyataan yang sebenarnya terjadi. Sedikit gambaran tambahan
mengenai hal tersebut mungkin akan membuat penjelasan akhirnya terasa lebih
memuaskan.
Hal
lain yang cukup mengganjal adalah pernyataan Guohua di salah satu bagian
bercerita mengenai kejadian yang membuat dirinya mendapatkan seorang istri.
Hingga cerita berakhir, sosok yang dimaksud tidak pernah diperlihatkan dengan
jelas. Tidak ada satu pun karakter perempuan yang benar-benar terlihat bertahan
dalam kehidupan Guohua.
Pada akhirnya, The Legend of Bayi's
Grandpa bukan sekadar kisah tentang keberuntungan, harta, atau kejadian mistis
yang dialami Guohua. Film ini lebih banyak berbicara mengenai manusia yang
tidak pernah merasa cukup dengan apa yang dimilikinya hingga kehilangan hal-hal
yang sebenarnya paling berharga. Walaupun tidak banyak adegan yang benar-benar
membekas setelah film selesai, perjalanan hidup Guohua tetap menyajikan
refleksi yang menarik tentang ketamakan, penyesalan, dan kesempatan kedua yang
tidak selalu datang dua kali.
Adegan yang mengesankan:
Sebuah adegan yang menjadi titik
balik bagi Guohua setelah perjalanan panjang yang penuh kesalahan. Kematian
Xiao Hua meninggalkan kesedihan dan rasa bersalah yang begitu besar. Kehilangan
tersebut seakan menjadi pukulan yang akhirnya memaksanya melihat kembali
seluruh keputusan yang pernah diambilnya.
Ketamakan dan keserakahan sering
kali membuat manusia terlalu fokus pada apa yang belum dimiliki hingga
melupakan hal-hal berharga yang telah ada di sekitarnya. Ironisnya, kesadaran
itu sering datang ketika semuanya telah terlambat. Saat kehilangan benar-benar
terjadi, barulah manusia memahami nilai dari sesuatu yang selama ini dianggap
akan selalu ada.
Dialog
mengesankan:
"Aku hanya ingin mengandalkan kedua tanganku, menghasilkan uang dengan tenang"
Ending:
Happy
Ending
Rekomendasi:
Okay
to Watch
(Aluna
Uwie)

0 Komentar