Influencer | 2022 | 1h 32m
Genre
: Psychological Horror/ Psychological Thriller/ Suspense
Mystery/ Whodunnit/ Horror/ Mystery/ Thriller | Negara: US
Director:
Kurtis David Harder |
Writers: Kurtis David
Harder, Tesh Guttikonda
Pemeran: Emily Tennant, Rory J
Saper, Cassandra Naud
IMDB: 6.2
My
Rate : 7/10
Pertemuan Madison, seorang influencer terkenal, dengan CW saat berlibur di Thailand menjadi awal dari mimpi buruk yang tidak pernah dibayangkannya, ketika CW mulai merebut identitas dan kehidupannya secara paksa.
Peringatan:
Adegan
kekerasan, ketelanjangan, sensual, rokok, alkohol
Sinopsis Influencer (2022) :
Madison, seorang influencer yang
cukup terkenal, melakukan perjalanan ke Thailand untuk keperluan pekerjaan
sekaligus liburan. Perjalanan yang seharusnya dijalani bersama kekasihnya,
Ryan, akhirnya harus dilakukan seorang diri setelah Ryan membatalkan
keikutsertaannya. Namun, rasa bosan tersebut perlahan berubah menjadi
pengalaman yang menarik saat Madison bertemu dengan CW.
CW mengajak Madison berkeliling
Thailand dan mengunjungi berbagai tempat wisata yang menarik. Kedekatan mereka
pun tumbuh dengan cepat. Ketika tempat tinggal Madison mengalami pembobolan, CW
menawarkan bantuan dan mengajaknya tinggal di tempatnya untuk sementara waktu.
Hubungan yang semakin dekat membuat
Madison lengah. CW meninggalkannya di sebuah pulau terpencil dan mulai
mengambil alih kehidupannya. Dengan menggunakan identitas Madison, CW mengelola
akun Instagramnya seolah-olah dirinya adalah Madison yang sesungguhnya. Situasi
mulai berubah ketika Ryan tiba di Thailand dan di saat CW juga mulai mengincar
korban berikutnya..
Akankah Ryan berhasil mengungkap
kebenaran dan menyelamatkan Madison sebelum semuanya terlambat?
Ulasan Influencer (2022) :
Pencurian identitas digital
merupakan kejahatan yang tidak asing lagi, terlebih di dunia yang semakin
canggih dengan kehadiran AI dan berbagai teknologi lainnya. Hal inilah yang
menjadi topik utama dalam Influencer (2022). Melalui karakter CW, film ini memperlihatkan
bagaimana identitas seseorang dapat dicuri dan ditampilkan kembali seolah-olah
asli.
Cerita dibangun dengan cukup
sistematis dan para tokohnya diperkenalkan dengan baik. Latar belakang Madison
sebagai seorang influencer disampaikan dengan jelas, sementara CW sengaja
diposisikan sebagai sosok yang misterius. Pertemuan mereka terasa natural,
begitu pula kedekatan dan kepercayaan yang perlahan tumbuh di antara keduanya.
Ketika konflik muncul, arahnya mungkin tidak terlalu mengejutkan, tetapi tetap
mampu menghadirkan rasa tidak nyaman yang menarik untuk diikuti.
Meski termasuk dalam kategori
psychological thriller, sisi psikologis film ini belum terasa cukup mendalam.
Konflik yang muncul dari dalam diri CW tidak benar-benar dieksplorasi dengan
baik. Ada jarak yang cukup besar antara penonton dan karakter tersebut sehingga
motivasi di balik tindakannya terasa sulit dipahami. Beberapa dialog memang
memberikan petunjuk, tetapi belum cukup untuk membangun kedalaman psikologis
yang kuat.
Ketegangan mulai terasa ketika
topeng yang dikenakan CW perlahan retak. Kejanggalan demi kejanggalan mulai
muncul dan disadari oleh orang-orang di sekitarnya. Upaya CW untuk
mempertahankan identitas curiannya dan tetap tersembunyi menjadi salah satu
konflik yang cukup menarik dalam cerita.
Akhir cerita menawarkan twist yang
menarik. Petunjuk-petunjuk kecil telah disebarkan sebelumnya tanpa terlalu
membuka misteri yang ada. Detail seperti garis pada kayu atau percakapan
mengenai musim hujan menjadi bagian yang membuat twist tetap terasa masuk akal
dan tidak muncul secara tiba-tiba.
Akting para pemain cukup baik dan
terasa natural. Chemistry yang terbangun juga tidak berlebihan. Dari sisi
teknis, pergerakan kamera dalam menangkap detail terlihat diperhitungkan dengan
baik. Penggunaan transisi fade to black pada beberapa adegan menegangkan juga
menjadi pilihan yang cukup cerdik untuk memperkuat suasana. Musik dan sound
effect ditempatkan dengan tepat sehingga mendukung emosi yang ingin dibangun.
Sayangnya, meski suasana thriller
dan misterinya cukup terasa, manipulasi yang dilakukan CW masih dapat dibuat
lebih menyeramkan. Eksplorasi yang lebih dalam terhadap karakter tersebut
mungkin akan membuat ancaman yang ditampilkan terasa lebih kuat dan meninggalkan
kesan yang lebih lama.
Karakter Madison dan beberapa korban
lainnya memang terkadang terasa kurang masuk akal. Namun, di sisi lain,
perilaku mereka juga tidak sepenuhnya mustahil ditemukan di dunia nyata. Ada
orang-orang yang begitu mudah mempercayai orang baru hanya karena terlihat
baik, tanpa benar-benar mengenalnya. Meski demikian, sedikit rasa curiga
terhadap CW seharusnya tetap muncul mengingat berbagai kejanggalan yang
terjadi.
Bagaimana tidak? Mereka sedang
berada di negara asing, tetapi CW yang awalnya terlihat seperti wisatawan biasa
tiba-tiba memiliki rumah pribadi di lokasi terpencil. Belum lagi kemudahan
aksesnya menuju pulau tanpa penghuni. Hal-hal seperti ini terasa cukup janggal
dan seharusnya mampu memancing lebih banyak kecurigaan dari para tokoh di
sekitarnya.
Pada akhirnya, Influencer bukan
hanya berbicara tentang pencurian identitas, tetapi juga tentang betapa
mudahnya manusia mempercayai apa yang dilihat di layar. Di balik cerita
thriller yang disajikan, film ini menjadi pengingat bahwa tidak semua orang adalah
sosok yang mereka tampilkan kepada publik. Meski masih memiliki beberapa
kelemahan dalam pendalaman karakter dan logika cerita, Influencer tetap mampu
menghadirkan misteri yang menarik serta meninggalkan pertanyaan mengenai
identitas, kepercayaan, dan bagaimana seseorang dapat menghilang tanpa
benar-benar hilang.
Adegan yang mengesankan:
Adegan yang memperlihatkan bahwa
identitas bisa saja dicuri, tetapi tidak dengan kepribadian pemiliknya. Ryan
menyadari bahwa beberapa postingan yang muncul di Instagram Madison bukan
dibuat oleh Madison. Bahkan meski wajah dalam unggahan tersebut terlihat sama,
Ryan tetap merasakan bahwa orang yang dilihatnya bukanlah Madison yang ia
kenal.
Disadari atau tidak, saat seseorang
memiliki hubungan yang cukup dekat dengan kita, mereka akan memahami sebagian
besar diri kita. Karena itu, perubahan kecil yang mungkin tidak disadari orang
lain sering kali justru terlihat oleh mereka. Kemampuan untuk mengenali hal-hal
kecil tersebut menjadi bukti bahwa keberadaan kita memiliki arti dan tempat
yang penting dalam hidup seseorang.
Dialog mengesankan:
"Tokoh utama, tapi tidak punya siapa-siapa"
Ending:
Twist
Ending
Rekomendasi:
Worth
to Watch
(Aluna
Uwie)

0 Komentar