Review Film "Cherry Returns" - Kembalinya Cherry membawa Malapetaka dalam Keluarga

 



Cherry Return | 2016 | 1h 29m
 Genre : Drama, Mystery, Thriller| Negara: China |
 Pemeran: Cherry Ngan, Song Jia, Gordon Lam, dll
IMDB : 4.8/10

Banyak berita yang kita baca di media cetak atau media lainnya tentang penculikan. Penculikan tidak memandang usia, bisa terjadi pada orang dewasa dan juga anak – anak. Namun, memang seringkali terjadi kepada anak – anak. Mungkin salah satu faktornya karena anak – anak lebih mudah untuk dibujuk dan dari segi kekuatan juga masih lemah dibandingkan orang yang menculiknya. Penculik bisa jadi orang yang dikenal atau bahkan orang asing. Maka seringkali orang tua kita selalu memperingatkan untuk selalu berhati – hati dengan orang yang tidak dikenal. Motif yang melatarbelakangi juga beragam, kita tidak bisa dengan mudah mengetahui motif tersebut. Hal ini yang terjadi pada Cherry (Cherry Ngan), Cherry diculik di halaman rumahnya oleh orang yang tidak di kenal. Seketika Cherry hilang saat Ibu dan Kakaknya (Song Jia) sibuk beradu argument di dalam rumah, setelah Kakaknya meninggalkan Cherry sendiri di halaman.

Sebuah telpon masuk ke keluarganya dan mengabarkan bahwa Cherry telah diketemukan. Cherry dinyatakan hilang sejak 12 tahun yang lalu saat mereka tinggal di LA. 2 tahun pencarian, Cherry dinyatakan meninggal dan keluarganya pun kembali ke Hongkong. Namun, 12 tahun berlalu, kabar Cherry yang ditemukan menjadi sebuah berita yang mengejutkan bagi keluarganya. Cherry ditemukan di basement sebuah rumah dengan kondisi yang tidak baik. Dicurigai dirinya menjadi korban penculikan anak yang sering terjadi. Semua tersangka mati terkena tembakan peluru dari petugas kepolisian. Berdasarkan informasi tersangka tersebut memiliki riwayat dalam 9 kasus penculikan.

Cherry Returns Movie
Cherry yang ditemukan LAPD di basement sebuah rumah

Kejadian 12 tahun yang lalu itu kembali ke dalam ingatan keluarga Cherry, terutama kakaknya ‘Jing Yuan’ yang merasa bersalah dan bertanggung jawab atas hilangnya Cherry. Cherry kemudian dijemput dari LA ke Hongkong untuk dapat bertemu keluarganya. Kondisi Cherry saat itu sangat buruk, pakaian dan penampilannya yang tidak terurus. Cherry lebih banyak memilih diam. Trauma mendalam terlihat dari tatapan matanya, hal ini pula yang membuat dirinya kehilangan ingatan atas keluarganya.

Sesosok misterius hadir dan terus mengawasi keluarga mereka, terutama Jing Yuan. Kelakuan Cherry juga amat mencurigakan, dirinya selalu penuh misteri. Jing Yuan yang juga seorang psikolog mencoba untuk membantu Cherry mendapatkan kembali ingatannya. Namun, rasa bersalah Jing Yuan mempengaruhi pandangannya terhadap Cherry. Polisi terus mencoba untuk menggali kasus penculikan tersebut. Jing Yuan diberikan pertanyaan – pertanyaan mengenai keluarganya dan cerita ketika penculikan itu terjadi. Selain itu apa yang keluarganya lakukan setelah itu. Jing Yuan juga membantu polisi untuk dapat berkomunikasi dengan adiknya. Namun, Ibunya yang juga amat membenci Jing Yuan tidak menyetujuinya.

Cherry Returns
Cherry memberikan minuman kesukaan kakaknya dan juga mengancamnya

Keluarga Cherry ternyata tak seharmonis kelihatannya. Ayahnya berselingkuh dengan sekretarisnya dan selalu bertemu secara diam – diam. Ibunya selalu menyalahkan Jing Yuan atas hilangnya Cherry dan hanya Cherry yang ada di matanya. Sedangkan Jing Yuan yang tidak pernah merasakan kasih saying orang tuanya memiliki kondisi psikologis yang juga buruk karena tidak ada tempat untuk dirinya dapat melepaskannya. Kehadiran Cherry makin memperburuk rasa bersalah dihati Jing Yuan terlebih ketika Cherry mengatakan bahwa dirinya telah mengingat semua kejadian di masa kecilnya, terutama kejadian di hari penculikannya. Terlihat kebencian yang terpendam dimata Cherry yang kemudian seketika hilang saat ibunya muncul.

Kehadiran Cherry juga ternyata menjadi ancaman bagi pamannya. Pamannya yang tidak memiliki hubungan yang harmonis dengan ayah Cherry merasa dirinya tidak pernah dianggap. Sehingga kehadirannya membuat dirinya menjadi waspada. Satu per satu kasus kematian terjadi. Dimulai dari kematian pelayan rumahnya yang ternyata dilakukan oleh Cherry untuk mencari tahu siapa dalang penculikan yang dialaminya. Jing Yuan juga terus berhubungan dengan Inspektur Deng, Polisi yang menangani kasus penculikan tersebut untuk membantu penyelidikan yang dilakukan. Jing Yuan merasa ada yang salah dari Cherry.

Cherry Returns Movie
Cherry membunuh pelayannya

Cherry terus menunjukkan sikap yang baik di hadapan orang tuanya. Namun terus menunjukkan sisi misteriusnya di hadapan kakaknya. Sosok misterius yang terus memantau keluarganya ternyata memiliki hubungan dengan kembalinya Cherry. Lalu bagaimanakah kisah selanjutnya?

Kembalinya Cherry yang Berujung Kehancuran

Ketika membaca synopsis dari film ini, saya merasa tertarik untuk menonton kisah yang disampaikan. Film dengan tema misteri dan thriller, dimana tertulis bahwa Cherry kembali ke keluarganya setelah 12 tahun dinyatakan hilang dan meninggal karena penculikan. Dikatakan pula bahwa Cherry ternyata telah melakukan kejahatan atas perintah penculiknya dan kakaknya membantu polisi untuk bisa mengungkapkan kejahatan tersebut. Namun, setelah menonton film ini terdapat perbedaan yang lumayan dengan ekspektasi yang saya miliki.

Tema film dan alur film cukup menarik, selain itu beberapa plotwist yang dimunculkan juga cukup menarik. Hanya saja, kisah yang disampaikan terasa kurang mendalam dan sedikit dipaksakan. Sehingga film ini tidak terlalu memberikan kesan. Emosi dan ekspresi dari pemerannya pun saya rasa kurang dan berdampak pada pesan cerita yang tidak terlalu tersampaikan. Transisi dari setiap adegan juga sedikit kurang baik dan terkesan tidak mengalir. Hal ini juga berpengaruh pada jalan cerita yang disampaikan. Meskipun pada 30 Menit pertama film ini berhasil memberikan rasa misterius dalam pembangunan cerita. Hanya saja eksekusi selanjutnya terkesan dipaksakan.

Terdapat banyak pertanyaan yang timbul dari menonton film ini. Kenapa Cherry baru kembali ke keluarganya setelah 12 tahun berlalu? Kenapa Ibunya amat membenci Kakak Cherry yang notabene adalah putrinya juga? Apa yang dialami Cherry selama tinggal bersama dengan penculiknya? Bagaimana kehidupan Cherry selama itu?

Pertanyaan – pertanyaan tersebut timbul dan tidak mendapatkan jawaban. Hal tersebut terjadi saya rasa karena kurangnya pondasi cerita dalam film tersebut. Meskipun dikisahkan bahwa salah satu polisi merasa penasaran dengan kehadiran Cherry yang mendadak. Tetapi tidak juga menjawab pertanyaan yang timbul tersebut. Dalam film hanya diceritakan Cherry kembali kepada keluarganya setelah 12 tahun, kemudian kedatangannya juga membawa banyak kejadian aneh di keluarganya. Cherry digambarkan seperti lupa ingatan dan tidak terlalu ingat dengan keluarganya. Namun, dengan kembalinya Cherry satu per satu kematian terjadi. Seakan Cherry datang untuk membalas dendam kepada keluarganya atas apa yang dirinya alami.

Lemahnya pembangunan pondasi latar belakang/motif dari tindakan tiap tokohnya membuat film ini hanya sebatas ‘biasa’ saja. Saya berpendapat film ini masih memiliki banyak sisi yang dapat di eksplorasi dan diperkuat kembali sehingga dapat menyajikan film dengan jalan cerita misteri dan thriller yang kuat.

Pesan yang dapat kita ambil dari film ini adalah kita perlu berhati – hati di tiap tindakan, untuk menghindari niat jahat orang lain kepada kita. Kita juga harus dapat berhati – hati untuk menjaga anak – anak kita agar terhindar dari penculikan. Kejahatan bisa terjadi dari rasa iri dan dengki dari siapa pun, bahkan dari keluarga sendiri.

===

My rate: 6/10

Telah dipublikasikan juga di Kompasiana

 

Posting Komentar

0 Komentar