Review Film Tom and Jerry & The Wizard of Oz (2011) - Nostalgia Tom & Jerry Bertemu Dunia Oz

 

Tom and Jerry & The Wizard of Oz | 2011 |56m
Genre : Fairy Tale/Quest/Adventure/Animation/Comedy/Family/Fantasy/Musical | Negara: US
Director: Spike Brandt, Tony Cervone | Writers: Gene Grillo
Pemeran: Grey DeLisle, Nikki Yanofsky, Joe Alaskey
IMDB: 6.2
My Rate : 7/10

Tom dan Jerry ikut terjebak di The Land of Oz setelah badai besar membawa mereka bersama Dorothy ke dunia tersebut. Setelah berhasil menemukan Dorothy, mereka pun memulai perjalanan mencari penyihir sakti yang diyakini dapat mengembalikan semuanya ke Kansas.

 

Peringatan:

Adegan kekerasan

 

Sinopsis :

Tom dan Jerry tinggal bersama Dorothy di sebuah peternakan di Kansas. Meski keduanya sering bertengkar, mereka memiliki tujuan yang sama, yaitu melindungi Dorothy sebagaimana pesan yang dititipkan Bibi Em kepada mereka. Selain Tom dan Jerry, Dorothy juga memiliki seekor anjing lucu bernama Toto.

Suatu hari, Toto tidak sengaja menggigit tetangga Dorothy, Almira. Marah dan kesal, Almira mengancam akan membawa Toto pergi dari peternakan. Dorothy berusaha sekuat tenaga mempertahankan Toto, sementara Tom dan Jerry melakukan segala cara untuk melepaskannya dari tangan Almira.

Setelah kekacauan tersebut, badai besar datang dan membawa mereka ke The Land of Oz. Setelah sempat terpisah, Tom dan Jerry akhirnya berhasil menemukan kembali Dorothy dan Toto. Bersama teman-teman baru yang mereka temui di perjalanan, mereka mencari The Wizard of Oz dengan harapan dapat kembali ke Kansas.

Akankah mereka dapat kembali ke rumah yang selama ini menjadi tempat ternyaman bagi mereka?

 

Ulasan :

Tom and Jerry merupakan salah satu pasangan karakter kartun paling ikonik yang dikenal karena perseteruan mereka yang tidak pernah berakhir. Melalui Tom and Jerry and The Wizard of Oz, keduanya diajak masuk ke dalam kisah legendaris The Wizard of Oz (1939) yang diadaptasi dari novel karya L. Frank Baum. Meski alur utama masih mengikuti cerita aslinya, kehadiran Tom dan Jerry memberikan warna yang sedikit berbeda, walaupun perannya belum terasa cukup dominan.

Cerita dibangun dengan cukup baik. Perkenalan para tokoh dilakukan dengan jelas, mulai dari Dorothy, Almira, hingga peran Tom dan Jerry dalam melindungi Dorothy. Badai yang membawa mereka menuju The Land of Oz menjadi transisi yang natural menuju petualangan baru. Bersamaan dengan itu, tokoh-tokoh penting lain mulai diperkenalkan dan tujuan masing-masing karakter dijelaskan dengan cukup jelas sehingga cerita mudah diikuti.

Konflik lebih banyak berasal dari tantangan yang dihadapi Dorothy dan teman-temannya sepanjang perjalanan mencari Wizard of Oz. Berbagai rintangan dan pertarungan kecil membuat cerita tetap bergerak, sementara tingkah Tom dan Jerry sesekali memberikan selingan komedi yang menghibur. Sayangnya, konflik yang muncul lebih berfungsi sebagai penggerak petualangan daripada membangun emosi yang mendalam sehingga ketegangannya tidak terlalu terasa.

Akhir cerita berjalan sesuai ekspektasi dan tetap setia pada versi klasiknya. Tidak banyak kejutan atau perubahan besar yang ditawarkan, tetapi penyelesaiannya tetap terasa rapi dan memuaskan bagi penonton yang ingin menikmati kembali kisah The Wizard of Oz.

Kelebihan utama film ini justru terletak pada penyajian visualnya. Gaya animasi klasik Tom and Jerry tetap dipertahankan dengan baik, dipadukan dengan komposisi warna yang cerah dan dunia Oz yang penuh imajinasi. Perpaduan tersebut menghadirkan nuansa nostalgia tanpa membuat tampilannya terasa ketinggalan zaman. Kehadiran berbagai karakter khas dari kisah Oz juga semakin memperkaya pengalaman menonton.

Sayangnya, potensi terbesar film ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Kehadiran Tom dan Jerry sering kali hanya menjadi pelengkap yang mengulang pola kejar-kejaran khas mereka, tanpa memberikan pengaruh besar terhadap jalannya cerita. Emosi yang dibangun juga terasa datar, sementara adegan pertarungan tidak cukup intens untuk meninggalkan kesan yang kuat. Akibatnya, film ini lebih terasa sebagai adaptasi The Wizard of Oz yang ditemani Tom dan Jerry daripada sebuah crossover yang benar-benar menyatukan kekuatan kedua cerita tersebut.

Secara keseluruhan, Tom and Jerry and The Wizard of Oz tetap menjadi tontonan keluarga yang ringan dan menghibur, terutama bagi penonton yang menyukai kedua waralaba tersebut. Film ini berhasil menghadirkan nuansa nostalgia melalui animasi dan kisah klasik yang telah dikenal banyak orang. Hanya saja, bagi penonton yang berharap Tom dan Jerry memiliki peran yang benar-benar mengubah jalannya cerita, film ini mungkin terasa kurang memuaskan. Meski demikian, perpaduan dua dunia yang ikonik ini tetap menarik untuk dinikmati sebagai sebuah petualangan sederhana yang hangat dan penuh kenangan.

 

Adegan yang mengesankan:  

Setiap kali berada dalam situasi yang membahayakan, Tom selalu diliputi rasa takut. Namun, sebesar keinginannya untuk melarikan diri, sebesar itu pula keinginannya untuk menyelamatkan Dorothy. Berkat semangat dan dukungan Jerry yang selalu berada di sisinya, Tom terus memberanikan diri untuk kembali bertarung.

Sering kali rasa takut membuat manusia memilih mundur dan lari dari masalah yang dihadapinya. Namun, kehadiran seseorang yang membantu kita untuk tetap bertahan memiliki peranan yang begitu penting. Bukan hanya melalui ucapan, tetapi juga lewat tindakan yang menunjukkan bahwa kita tidak menghadapinya sendirian. Dukungan seperti inilah yang sering kali memberikan keberanian untuk terus melangkah, bahkan ketika rasa takut masih ada.

 

Dialog mengesankan:

"Tak ada tempat seperti rumah"

 

Ending:

Happy Ending

 
Rekomendasi:

Worth To Watch

 

(Aluna Uwie)

 


Posting Komentar

0 Komentar