Review L-DK Hitotsu Yane no Shita, (Suki) ga Futatsu (2019) - Kehadiran orang ketiga


 

L-DK Hitotsu Yane no Shita, (Suki) ga Futatsu | 2019 | 1h 47m

Genre : Romance | Negara: Japan

Director: Yasuhiro Kawamuran | Writers: Michiru Egashira

Pemeran: Shiori Akita, Mone Kamishiraishi, Keita Machida, dll

IMDB : 6.4/10

Tomatometer : -%

My Rate : 8/10

 

Aoi dan Shusei terkejut dengan kedatangan Reon, sepupu Aoi yang secara tiba - tiba dan memutuskan untuk tinggal bersama mereka demi bisa mengubah pikiran Shusei untuk mengikutinya Kembali ke Amerika.

 

Sinopsis

 

Aoi Nishimori (Mone Kamishiraishi) tinggal seorang diri di sebuah apartemen setelah orang tuanya pindah dari kota tersebut. Aoi memilih untuk menetap karena tidak ingin pindah sekolah dan berpisah dari teman - temannya. Di sekolah tersebut terdapat seorang siswa yang cukup terkenal yaitu Shusei Kugayama (Yosuke Sugino). Dirinya menjadi idola di sekolahnya, SMA Aoba, karena penampilannya dan juga kemampuannya dalam bermain basket.

 

Pertemuan pertama antara keduanya tidak begitu baik. Shusei yang ternyata tinggal di sebelah kamar Aoi harus tinggal bersama dengan Aoi. Hal ini disebabkan kamar Shusei harus diperbaiki. Aoi menyebabkan sebuah kecelakaan dan kekacauan di kamar tersebut.

 

Beberapa waktu tinggal bersama membuat rasa cinta tumbuh antara keduanya. Rencana tinggal bersama yang dilakukan sampai kamar tersebut diperbaiki pun berlanjut. Namun, hubungan cinta tersebut disembunyikan dan hanya keluarga, sahabat, serta pacar sahabatnya yang mengetahui hubungan tersebut.

 
Munculnya orang ketiga

 

Reon Kugayama (Ryusei Yokohama), sepupu Shusei yang tinggal di Amerika datang ke Jepang untuk membuat Shusei kembali ke Amerika. Pertengkaran mereka membuat rahasia percintaan Shusei pun terbongkar di hadapan sekolah. Namun, belum ada yang mengetahui siapa sebenarnya wanita yang menjadi pasangan Shusei.

 

Reon berkeliling mencari wanita yang menjadi pacar Shusei tanpa tahu bahwa wanita yang dicarinya adalah Aoi. Soju Kugayama (Keita Machida), kakak Shusei juga datang ke tempat kerja Shusei untuk mengonfirmasi informasi yang diterimanya. Tiba - tiba Reon datang ke apartemen Shusei dan bertemu dengan Aoi di tempat tersebut.




 

Aoi berusaha untuk menyembunyikan status hubungannya dengan Shusei dan mengaku bekerja sebagai pembantu di kamar tersebut. Namun, Shusei tidak ingin menyembunyikannya dan memberitahu Reon bahwa Aoi adalah pacarnya. Untuk mencari tahu daya tarik Aoi yang membuat Shusei terpesona, Reon memutuskan untuk tinggal bersama mereka.

 

Apakah yang akan terjadi selanjutnya?

 

Ulasan

 

L-DK Hitotsu Yane no Shita, (Suki) Ga Futatsu adalah film yang diadaptasi dari manga series "L•DK" by Ayu Watanabe yang dipublish pada tahun 2009 hingga 2017. Manga ini sebelumnya sudah pernah diadaptasi menjadi sebuah film pada tahun 2014 dengan judul L.DK. Meski demikian jalan cerita yang ditampilkan sedikit berbeda.

 

L.DK (2014) lebih menitikberatkan pada cerita awal Aoi dan Shusei bertemu dan proses rasa cinta muncul di antara keduanya. Ditambahkan cerita bagaimana mereka berusaha agar cinta tersebut bersatu. Sedangkan L-DK Hitotsu Yane no Shita, (Suki) Ga Futatsu lebih seperti sekuel atau film lanjutan dari versi pertama.

 

L-DK Hitotsu Yane no Shita, (Suki) Ga Futatsu menitikberatkan pada cerita setelah mereka berpacaran. Meski pada awal film juga dijelaskan latar belakang mereka bisa bersama dalam bentuk flashback singkat. Namun, hal itu hanya ditampilkan sedikit sebagai pengingat penonton akan film yang sebelumnya.

 

Chemisty antara Aoi dan Shusei memang lebih terlihat di film ini. Hanya saja hal ini juga didukung oleh faktor jalan cerita dimana mereka dikisahkan sebagai sepasang kekasih. Banyak juga pembaca yang merasa aktor/aktris yang dipilih lebih sesuai dengan manga tersebut. Namun, saya lebih menyukai aktor/aktris pada film pertama. Terlebih tokoh Shusei yang lebih terlihat cool dan misterius di film pertama.

 

Alur jalan cerita lebih mengalir dari yang pertama. Namun, dari segi logika cerita memang ada beberapa bagian yang tidak sesuai dengan logika. Terdapat beberapa adegan yang terlalu berlebihan. Hanya saja film ini masih dapat dinikmati dengan baik.

 

Ide cerita juga cukup baik, karena tidak hanya berfokus pada perasaan cinta tetapi juga persahabatan dan kehidupan di sekolah. Terlihat bagaimana kehidupan remaja dan kebimbangan dalam menentukan masa depan. Hal ini terlihat dari tokoh Shusei yang kebingungan antara memilih kuliah ke luar negeri atau mendampingi Aoi.

 

Adegan yang mengesankan adalah saat Shusei bersembunyi sambil mendengarkan percapakan Aoi dan Reon. Dari percakapan tersebut, Shusei mengetahui bahwa perasaan Reon mulai tergoyahkan dengan ketulusan Aoi. Sehingga Shusei menunjukkan kepada Reon siapa pemilik Aoi sebenarnya.

 
Pesan dalam L-DK Hitotsu Yane no Shita, (Suki) Ga Futatsu

 

"Dia tidak tahu arti keluarga, makanya hanya dengan makan bersama, dia pasti merasa senang."


Reon bertanya pada Soju alasan yang membuat Shusei begitu senang berada di dekat Aoi. Ternyata sejak kecil Shusei tidak merasakan kehadiran keluarga. Ayahnya sibuk bekerja dan ibunya memilih meninggalkan mereka. Sehingga ada seseorang di dekatnya membuat Shusei merasa bahagia.

 

Hal ini yang mungkin kita sadari banyak juga terjadi di sekitar kita. Banyak orang tua yang terlalu sibuk bekerja dan membuat anak mereka kesepian di rumah. Bahkan mungkin membuat mereka lebih dekat dengan pengasuh atau ART. Uang memang alat untuk memenuhi segala kebutuhan, tetapi rasa sayang juga merupakan suatu yang dibutuhkan.

 

 

"Apa mempermainkan ku itu sebegitu lucunya bagimu?"

 

Reon merasa bisa menyudutkan Aoi. Namun ternyata Aoi dengan tulus ingin berteman dengannya. Hal ini karena Reon adalah salah satu keluarga dari Shusei. Sehingga Aoi ingin sekali bisa akrab, tetapi malah hal tersebut menjadi bahan candaan oleh Reon.

 

Kita tidak pernah tahu seberapa besar perasaan seseorang saat melakukan sesuatu. Maka tidaklah baik jika kita meremehkan niatan yang mereka miliki dengan membuat mereka sebagai bahan candaan. Bercanda itu jika kedua belah pihak bisa tertawa bersama. Jika salah satu tersakiti, maka itu bukanlah sebuah candaan.

 

"Karena kamu punya banyak sisi bagus!"

 

Reon merasa tidak memiliki kemampuan sebaik Shusei. Dirinya menginginkan Shusei bisa menjadi penerus perusahaan ayahnya. Reon sudah berusaha untuk menandingi Shusei dalam segala hal, tetapi dirinya masih merasa tidak cukup. Aoi memberinya semangat dan mengatakan bahwa Reon juga memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh Shusei.

 

Kebanyakan dari kita sering membandingkan diri kita dengan orang lain. Kita terlalu sibuk mengagumi dan mencoba menjadi ahli seperti orang yang kita kagumi. Seringkali kita menjadi lupa dengan kelebihan yang ada dalam diri kita sendiri. Semua manusia itu berbeda dan memiliki sisi positif yang berbeda pula. Jangan memaksakan burung untuk bisa berenang seperti ikan.

 

Layak ditonton atau tidak?

 

Film L-DK Hitotsu Yane no Shita, (Suki) Ga Futatsu menurut saya layak untuk ditonton. Film ini bisa ditonton tanpa harus menonton versi pertamanya. Namun, saya menyarankan para sineas untuk menonton versi pertama terlebih dahulu agar mendapatkan cerita secara utuh.

 

Quote

"Pandangannya hanya tertuju padamu! Apa kau tak paham akan itu?"

 

(Aluna)

 

Posting Komentar

0 Komentar