Review Film The Paramedic (2020) - Aku mencintaimu secara membabi buta



The Paramedic (Original title: El practicante) | 2020 | 1h 34m

Genre : Crime, Drama, Thriller | Negara: Spain

Director: Carles Torras | Writers: Rebeca Arnal, David Desola, Hèctor Hernández Vicens

Pemeran: Mario Casas, Déborah François, Guillermo Pfening, dll

IMDB: 5.7/10

Tomatometer : 50%

My Rate : 8/10

 

Angel melakukan segala cara untuk membuat kekasihnya kembali ke pelukannya setelah merasa hancur akibat kecelakaan yang membuatnya tidak dapat bergerak, hingga kehilangan pekerjaan dan kekasihnya.

 
Peringatan:

Terdapat adegan sex, ketelanjangan, obat-obatan, dan kekerasan

 

Sinopsis:

Angel (Mario Casas), seorang paramedic yang bekerja di sebuah ambulan, sering kali tidak menunjukkan rasa empatinya dan melakukan hal buruk seperti mencuri barang pasiennya. Dirinya tinggal bersama dengan kekasihnya Vanesa (Deborah Francois) dan berencana untuk memiliki seorang anak. Namun, hal tersebut tidak juga terwujud yang menyebabkan hubungan mereka menjadi tidak baik. Sebuah kecelakaan terjadi saat Angel sedang bertugas yang mengakibatkan kakinya menjadi lumpuh.

 

Setelah kecelakaan tersebut, sikap Angel menjadi semakin buruk. Angel selalu merasa curiga dengan Vanesa dan menuduhnya berselingkuh, sampai memasang sebuah penyadap di ponsel Vanesa. Vanesa yang awalnya masih ingin bertahan akhirnya memilih untuk pergi meninggalkan Angel. Hal ini membuat Angel marah dan mencoba untuk mencari cara agar Vanesa kembali. Rasa cemburu Angel makin menjadi setelah melihat Vanesa bersama dengan Ricardo (Guillermo Pfening), rekannya yang selamat dalam kecelakaan tersebut. Vanesa dan Ricardo sedang memilih perlengkapan bayi yang menandakan bahwa Vanesa sedang mengandung.

 

Angel menemui Vanesa dengan alasan untuk meminta maaf dan mengajaknya pergi ke rumahnya. Vanesa mengikuti Angel untuk pulang dan tidak menyadari bahwa hari itu akan menjadi hari buruk baginya. Angel membiusnya dengan sebuah suntikan yang ternyata membuat kakinya lumpuh sementara. Vanesa tidak dapat melarikan diri dari tempat tersebut dan terpaksa harus menerima semua perlakuan Angel terhadapnya.

 

Apakah Vanesa dapat lolos dari sekapan Angel?

 

Ulasan:

The Paramedic merupakan film psychology thriller yang cukup baik. Cerita yang ditampilkan sangat sistematis dan mudah untuk diikuti. Namun, judul The Paramedic sendiri dirasa kurang sesuai dengan bayangan penonton mengenai isi cerita tersebut. Paramedic hanya muncul di awal yang menggambarkan bahwa Angel bekerja sebagai seorang Paramedic, tidak lebih dari itu. Sedangkan cerita menitikberatkan pada Angel yang terobsesi dengan pacarnya dan menggunakan obat-obatan untuk membuat pacarnya tetap ada disisinya.

 

Karakter tokoh Angel merupakan tokoh Antagonis yang hampir tidak memiliki sisi baik sedikitpun. Angel digambarkan sebagai paramedic yang melakukan kejahatan terhadap pasiennya, bersikap buruk dan gaslighting, serta manipulatif. Kecelakaan tidak membuat dirinya menjadi lebih baik. Rasa insecure yang timbul malah membuat sikapnya semakin buruk. 

 

Akting dari para pemainnya cukup baik, terlebih Mario Casas yang mendapatkan penghargaan sebagai best actor akibat aktingnya di film ini. Bagaimana tidak? Mario Casas sepanjang film berlangsung harus berakting sambil menggunakan kursi roda yang pastinya membutuhkan keahlian dan penyesuaian lebih. Deborah juga memberikan akting yang amat baik, terutama di bagian sepertiga akhir cerita. Musik yang digunakan juga cukup mendukung dan menambah ketegangan tiap adegannnya.

 

Terdapat adegan yang mungkin kurang masuk logika saat tetangganya merasa bahwa Angel melakukan hal buruk di dalam rumahnya. Bukannya langsung menelpon polisi untuk bisa memeriksa rumah tersebut. Malah masuk ke dalam rumah tersebut tanpa waspada yang berakibat buruk terhadap dirinya. Sosok Angel yang menggunakan kursi roda digambarkan terlalu powerfull hingga tidak gampang untuk dikalahkan, bahkan tidak dapat dikalahkan.

 

Selain itu, Angel di dalam film ini menggunakan sebuah obat yang diinjeksikan kepada korbannya untuk membuat korban merasa lemah atau pingsan. Namun, injeksi dilakukan dengan asal dengan cara menusukkan dimana pun tempat yang dapat digapainya. Hal ini membuat pertanyaan, apakah benar dapat melakukan injeksi obat seperti yang dilakukan oleh Angel?

 

Dari film ini juga kita dapat melihat begitu berbahayanya seorang manipulatif. Dirinya dapat dengan 'mudah' memanipulasi orang lain sehingga percaya dengannya dimana memberikan keuntungan bagi orang tersebut. Maka kita harus berhati - hati dari orang yang memiliki sikap dan sifat yang demikian.

 

Adegan yang mengesankan:

The Paramedic
Vanesa menyadari bahwa ponselnya disadap

Vanesa menerima sebuah pesan di ponselnya, saat itu laptop Angel pun ikut berbunyi. Vanesa akhirnya mengetahui bahwa selama ini Angel telah menyadap ponselnya. Dengan rasa ketakutan Vanesa langsung memutuskan untuk pergi meninggalkan Angel dengan membawa seluruh pakaian dan menyisakan satu pakaian yang diberikan oleh Angel. Angel menyadari dirinya telah melakukan sebuah kekacauan besar. 

 

Dialog mengesankan:

"Bagaimana dengan yang kulakukan untukmu selama ini?"

Vanesa mendapatkan tawaran pekerjaan di tempat lain untuk mendapatkan pendapatan lebih terutama setelah Angel mengalami kelumpuhan. Namun, Angel yang merasa insecure malah menjadi marah dan melarang Vanesa menerima tawaran tersebut. Pertengkaran pun terjadi di antara mereka. Sebagai pasangan sering kali kita merasa lebih banyak berkorban dari pada pasangan kita, hal ini yang membuat sebuah hubungan sering kali hancur.

 

Ending:

Twist Ending.

 

Rekomendasi:

Worth to Watch! Menyajikan cerita yang menarik untuk ditonton dan diluar dari ekspektasi penonton.

 

(Aluna)

 

  



Posting Komentar

0 Komentar