Review Film Re/member (2022)

 

Re/member 2023

Re/member | 2022| 1h 42m

Genre :Drama, Horror, Mystery | Negara: Japan

Director: Eiichir├┤ Hasumi | Writers: Harumi Doki, Katsutoshi Murase, Welzard

Pemeran: Kanna Hashimoto, Gordon Maeda, Maika Yamamoto, dll

IMDB: 5.2/10

Tomatometer : 50%

My Rate : 6/10

 

Asuka dan kelima teman sekelasnya terjebak dalam lingkaran waktu dimana mereka memiliki tugas untuk mengumpulkan potongan tubuh dari Haruka sebelum monster merah datang dan menyerang mereka.

 

Peringatan:

Terdapat kekerasan, pembunuhan, dan darah.

 

Sinopsis:

Asuka (Hashimoto Kanna) adalah seorang siswa yang dikucilkan di sekolahnya. Dirinya selalu menghabiskan waktunya sendiri tanpa seorang temanpun. Hingga suatu hari, Asuka mengalami kejadian yang menyeramkan saat makan dekat gereja tua di sekolahnya yang sedang direnovasi. Sekumpulan tangan tiba - tiba muncul dari dalam sumur di dekat gereja tersebut. Namun, Asuka tidak menaruh kecurigaan dan memilih untuk mengabaikannya.

 

Malam hari, tiba - tiba Asuka terbangun di dalam gereja sekolahnya bersama dengan lima rekan sekelas lainnya, yaitu Takahiro (Maeda Gordon), Rumiko (Yamamoto Maika), Atshushi (Kamio Fuju), Shota (Daigo Kotaro) dan Rie (Yokota Mayuu). Meski mereka berada di kelas yang sama, tetapi mereka tidak saling dekat satu sama lain.

 

Takahiro merupakan pemain basket idola di sekolahnya. Atshushi setelah cidera yang dialaminya memilih untuk tidak pergi ke sekolah. Shota selalu menjadi bahan perundungan rekan kelasnya. Rumiko adalah remaja yang bergaul dengan seorang batender. Rie merupakan salah satu dari geng wanita keren di kelasnya. Meski mereka tidak terlalu dekat satu sama lain, kondisi membuat mereka harus bekerja sama untuk bisa memahami hal yang terjadi pada mereka.

 

Mereka memiliki tugas untuk mengumpulkan 8 potongan tubuh dari Haruka, seorang anak yang mati 50 tahun yang lalu. Tugas tersebut bukan tugas yang mudah, terlebih saat monster merah muncul dan meneror mereka. Monster tersebut akan menghabisi mereka satu persatu tanpa kecuali. Awalnya Asuka menganggap bahwa hal tersebut adalah mimpi belaka, karena dirinya terbangun di kamarnya. Namun, ternyata waktu akan kembali terulang saat monster merah berhasil menghabisi mereka semua.

 

Satu hal yang mereka harus lakukan adalah menyelesaikan tugas tersebut. Akankah mereka berhasil dengan tugasnya?

 

Ulasan:

Re/Member adalah film yang diadaptasi dari manga populer karangan Welzard dan Katsutoshi Murase bertajuk Karadasagashi. Film ini memiliki ide cerita yang cukup unik dengan menggabungkan horror dan drama. Namun, cerita seakan - akan menjadi kurang optimal karena malah menjadi sesuatu yang nanggung atau setengah - setengah.

 

Pembangun karakter di awal kurang mendalam dan terlalu singkat. Tiba - tiba penonton di hantam dengan adegan - adegan yang intens. Sehingga penonton kurang masuk ke dalam cerita. Analoginya saat baru saja ingin menikmati semangkok es krim dan belum benar - benar tahu rasanya, tiba-tiba mangkoknya jatuh dan tumpah. Akan lebih baik jika pembangunan karakter ini dibuat lebih dalam.

 

Transisi warna yang digunakan cukup ekstrem. Di pagi hari, warna yang digunakan cukup terang dan saat malam terlalu gelap. Sehingga membuat penonton agak sedikit kesulitan melihat detail adegan pada malam hari. Meski memang film horror identik dengan pencahayaan yang gelap di adegannya.

 

Akting dari para pemain juga tidak ada yang istimewa. Penampakan monster yang mengejar mereka pun sebenarnya biasa saja. Sehingga kesan horror yang ingin ditampilkan kurang terasa. Ketegangan juga dirasa kurang ditampilkan dengan baik. Meski dibeberapa adegan musik mencoba membantu untuk membuat suasana menjadi lebih mencekam. Namun, ternyata juga masih gagal untuk menyajikan hal tersebut kepada penonton.

 

Kekurangan lainnya adalah scene yang terlalu cepat berubah. Hal ini membuat penonton menjadi kesulitan untuk mendalami adegannya. Cerita yang berubah cepat seakan membuat ceritanya lompat - lompat terutama di malam hari. Cerita akan lebih baik, jika saja tempo cerita yang ditampilkan sedikit lebih lambat.

 

Kisah utama yang dijual yaitu mengenai kisah horror mereka yang di serang monster dan terjebak di lingkaran waktu seakan menjadi cerita yang hanya hiasan belaka. Cerita malah lebih banyak menunjukkan kegiatan mereka di siang hari dan dirasa kurang wajar. Bagaimana tidak? Mereka setelah bertemu dengan monster dan mengalami kematian mengenaskan berkali - kali, mereka tidak menunjukkan rasa khawatir atau ketakutan sama sekali. Malahan mereka sibuk untuk bersenda gurau dan tertawa bersama, hal ini rasanya tidak wajar.

 

Film ini dibandingkan dengan film horror Jepang lainnya dirasa kurang berhasil untuk menimbulkan rasa seram saat menonton. Seakan lebih banyak ingin menampilkan sisi dramanya dari pada horror, serta tidak menjadikan horrornya menjadi bagian yang penting. Banyak juga adegan yang cukup membuat kesal saat tokohnya seakan tidak bisa menunjukkan tindakan yang benar saat situasi yang genting.

 

Secara keseluruhan masih bisa untuk ditonton dan cukup menghibur. Penonton juga akan mendapatkan pelajaran dari film ini.

 

Adegan yang mengesankan:


Remember 2023 Japan Movie


Adegan yang mengesankan saat Asuka yang mengetahui bahwa setelah semua ini berakhir, mereka akan menjadi orang yang asing lagi satu sama lain. Asuka akan menjadi seorang yang diasingkan kembali. Namun, Takahiro menyampaikan bahwa dirinya akan selalu bisa menemukan Asuka dan kembali kepada Asuka.

 

Dialog mengesankan:

"Monster itu adalah cerminan kesepian dari kehampaan di hati kita."

Takahiro menyadari mereka yang terpilih dalam tugas tersebut sebenarnya karena masing - masing mereka merasakan kesepian di dalam diri mereka. Tidak melihat mereka memang dikucilkan atau ternyata merupakan seorang idola di sekolah, mereka memiliki rasa kesepiannya masing - masing.

 

Ending:

Happy Ending

 

Rekomendasi:

Okay to watch! Meski banyak hal yang masih bisa dioptimalkan, tetapi film ini masih layak ditonton terutama untuk para pencinta film bertemakan monster dan persahabatan.

 

(Aluna)

 


Posting Komentar

0 Komentar